Senin, November 20, 2017
Text Size

Search

Berita Teknologi

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter...

6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

Suara.com - Internet ibarat pedang bermata dua. Jika tak hati-hati menggunakannya, Anda bisa...

Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama para pemangku kepentingan di bisnis nama...

Yahoo kembali bangkit

Situs web Yahoo unggul 3 bulan berturut-turut sebagai situs web yang paling banyak dikunjungi di...

  • Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

    Kamis, 30 Maret 2017 19:49
  • 6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

    Jumat, 29 Juli 2016 10:22
  • Kapan Mobil Bisa Jalan Sendiri Dijual di Indonesia?

    Jumat, 29 Juli 2016 10:17
  • Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:37
  • Yahoo kembali bangkit

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:34
News Berita Teknologi Google akan hengkang dari cina
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Google akan hengkang dari cina

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

 

Perusahaan piranti lunak Microsoft tidak berencana menyusul langkah Google untuk hengkang dari China. Demikian dikatakan CEO Microsoft, Steve Ballmer, dalam wawancara di stasiun televisi CNBC, Jumat 15 Januari 2010.

“Kami tegaskan bahwa kami akan terus beroperasi di China,” kata Ballmer. Namun Ballmer berharap China bisa menambah penerimaan perusahaan terkemuka itu dengan mengurangi pembajakan dan pencurian hak kekayaan intelektual.

“China bisa menjadi sumber pertumbuhan. Tetapi proteksi kekayaan intelektual di China sangat, sangat buruk,” kata Ballmer. “Kami membeli banyak produk dari China, tetapi produk yang bisa dijual AS, produk kosmetik, media, perangkat lunak yang semuanya adalah properti intelektual tidak dibayar di China. Itu harus berubah,” tegasnya.

Dalam wawancara tersebut, Ballmer tidak mengeluarkan isu sensor atau hak asasi manusia yang disebut Google sebagai faktor penting untuk mendekati China.

Microsoft, Google, dan banyak perusahaan lain dikritik karena mematuhi peraturan sensor China agar bisa menjalankan bisnis di negara komunis tersebut
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

100 hari ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu
03/02/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

  Peneliti Senior The Habibie Center Umar Juoro menilai pencapaian program 100 hari ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II baru sebatas pemberian tanda check  [ ... ]


Internet mengajarkan pendidikan berkarakter
12/10/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Pakar teknologi informasi Dr Onno W Purbo menyatakan bahwa internet mengajarkan pendidikan karakter karena itu pengenalan karakter internet sangat penting.

"Internet itu memaksa orang menjadi jujur [ ... ]