Senin, November 20, 2017
Text Size

Search

Berita Terkini

Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

.   Kompas.com - Megawati menasihati Ahok agar tidak terlalu banyak bicara. Mengingat kondi...

Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

Langkah pembersihan unsur-unsur pendukung kudeta semakin menjadi-jadi di Turki.  Sebanyak 1.043...

Sutarman dilantik Kapolri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat sore, di Istana Negera melantik Komisaris Jenderal (Pol)...

Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

Industri perbankan Tanah Air diterpa isu tak sedap. Beberapa pejabat bank pemerintah di Indonesia...

Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

Pertempuran antara Israel dan Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, sebenarnya adalah rangkaian dari...

  • Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

    Kamis, 30 Maret 2017 19:54
  • Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

    Jumat, 29 Juli 2016 10:15
  • Sutarman dilantik Kapolri

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:42
  • Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:20
  • Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

    Selasa, 20 November 2012 09:08
News Berita Terkini Kisah Dramatis dalam Badai Sandy di AS
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Kisah Dramatis dalam Badai Sandy di AS

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

MARGARET Chu (36) dari Manhattan melahirkan seorang bayi laki-laki, Cole, menjelang tengah hari Senin (29/10) di Pusat Medis Langone, Universitas New York, yang terletak tak jauh dari East River, New York.

Beberapa jam kemudian keadaan di rumah sakit itu menjadi mengkhawatirkan. Lampu berkedip-kedip dan jendela berguncang. Badai super Sandy datang mengamuk.

Di puncak amukan Sandy, air setinggi 2,5 meter menggenangi ruang bawah tanah rumah sakit itu, lalu generator listrik padam, dan generator cadangan tidak bisa berfungsi. Tidak ada pilihan selain mengevakuasi sekitar 300 pasien rumah sakit itu.

Para petugas penyelamat dan staf rumah sakit itu memulai operasi evakuasi Senin malam. Sebagian dari mereka harus bolak-balik sampai 15 kali melewati anak tangga yang gelap. Yang paling muda dan paling sakit dievakuasi pertama.

Yang dievakuasi awal antara lain 20 bayi di pusat perawatan khusus neonatal. Sebagian bayi yang baru lahir itu masih harus bernapas dengan bantuan respirator bertenaga baterai.

Chu yang didampingi suaminya, Gregory Prata, mampu berjalan menuruni 13 tingkat dengan bantuan staf rumah sakit dan petugas penyelamat yang menerangi jalan dengan senter.

Ia mengatakan, perempuan- perempuan lain yang melahirkan saat badai dibawa turun dengan tandu. ”Semua orang cukup tenang. Menurut saya, ini kekacauan yang terorganisasi,” katanya.

”Ini sebuah operasi yang sangat lama karena mereka harus memindahkan pasien satu demi satu. Tak ada lift dan sebagian pasien berada di lantai 15,” kata juru bicara rumah sakit, Lorinda Klein.

Karena lift tak beroperasi, para pasien yang sebagian sakit parah dibawa menuruni tangga. Lima belas jam setelah dimulai, operasi evakuasi itu diselesaikan. Para pasien dipindahkan ke sejumlah rumah sakit.

Di antara yang dipindahkan itu adalah Emma, bayi berusia tiga pekan yang lahir prematur. Ibunya, Luz Martinez (42), dari Roosevelt Island berada di rumah, memulihkan diri dari operasi caesar ketika dia menyadari bayinya dipindahkan. Namun, ia tak bisa menghubungi RS.

Bersama suaminya, Martinez, ia bergegas naik mobil menuju rumah sakit, tetapi banjir dan jembatan yang ditutup menghalangi mereka. Saat itu NYU menelepon ke ponselnya untuk memberi tahu Emma dibawa ke RS Mount Sinai.

Orangtua yang ketakutan itu tak juga bisa ke sana. Mereka menelepon Mount Sinai sampai dini hari untuk tahu keadaan bayi mereka, dan baru bertemu pagi harinya. ”Emma baik-baik saja,” katanya lega, memuji staf kedua rumah sakit

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Bagaimana SQL Injections Menembus Server?
08/03/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Penulis pernah di tanya oleh seorang Admin server sebuah site trading online di Jakarta, dia agak sedikit heran ketika mengetahui servernya jebol padahal dia hanya membuka port 80 dan sudah terpasang  [ ... ]


Tabrak kereta cepat di China
26/07/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Pemerintah komunis China kembali menerapkan langkah yang tegas terkait masalah yang merugikan publik. Sejumlah pejabat tinggi jawatan kereta api di Shanghai dipecat karena mereka dianggap lalai menj [ ... ]