Senin, November 20, 2017
Text Size

Search

Berita Terkini

Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

.   Kompas.com - Megawati menasihati Ahok agar tidak terlalu banyak bicara. Mengingat kondi...

Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

Langkah pembersihan unsur-unsur pendukung kudeta semakin menjadi-jadi di Turki.  Sebanyak 1.043...

Sutarman dilantik Kapolri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat sore, di Istana Negera melantik Komisaris Jenderal (Pol)...

Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

Industri perbankan Tanah Air diterpa isu tak sedap. Beberapa pejabat bank pemerintah di Indonesia...

Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

Pertempuran antara Israel dan Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, sebenarnya adalah rangkaian dari...

  • Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

    Kamis, 30 Maret 2017 19:54
  • Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

    Jumat, 29 Juli 2016 10:15
  • Sutarman dilantik Kapolri

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:42
  • Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:20
  • Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

    Selasa, 20 November 2012 09:08
News Berita Terkini Panitia non kuota haji binggung mengurusin jenazah yang meninggal saat haji
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Panitia non kuota haji binggung mengurusin jenazah yang meninggal saat haji

Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 

Penyelenggara haji non kuota ternyata tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan mengurus calon jamaah haji meninggal di Arab Saudi. Hal inilah salah satu yang mengakibatkan, jenazah Nunci Ady sempat tidak diurus.

Pengakuan itu disampaikan agen perjalanan dari Banjarmasin, Cahaya MM, yang memberangkatkan Nunci Ady ke Arab Saudi.

"Kami belum tahu seluk beluk (pengurusan jamaah meninggal). Kami ingin menyelesaikan masalah itu segera," aku Hussein Khuderi, petugas Cahaya MM, kepada Kasi PAM Daker Madinah, M Yahdi, di Kantor Daker Madinah, Rabu (26/10/2011).

Hussein ditemani Habib Sholeh, penasihat Cahaya MM; pembimbing ibadah Sofyan; ketua rombongan Ahmad Tukacil dan beberapa jamaah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Yahdi mengimbau agar kasus tersebut dijadikan pelajaran. Sebab mengurus jenazah di Saudi bukan perkara mudah. "Bila surat-suratnya tidak lengkap, bisa bulanan,  karena COD (surat kematian) tidak keluar," jelasnya.

Hussein mengaku bironya sama sekali tidak berniat menelantarkan jamaah. Hanya saja mereka memang kurang informasi. Niat bironya juga baik, yaitu memberangkatkan mereka yang berniat haji dengan cepat, tidak antre hingga 5 tahun.

"Tapi masalah ini karena kesalahpahaman dan kekhilafan kami. Semoga ini jadi pengalaman dan klarifikasi," kata Hussein yang mengaku memberangkatkan 4.000 jamaah haji dan umrah dalam setahun.

Senin 24 Oktober lalu, Kepala Daker Madinah, Ahmad Jauhari, menerima laporan adanya jamaah meninggal belum diurus dari Muassasah.

Setelah diselidiki, ternyata jenazah yang meninggal itu tidak terdaftar dalam data haji Kementerian Agama, baik untuk haji reguler maupun haji khusus. Ternyata, dia adalah haji non kuota. Dari sang istri, Norsinah M. Karim, Nunci wafat  hari Minggu 23 Oktober beberapa saat setelah jemaah tiba  dan istirahat di pemondokkannya, di Hotel Hyatt Alami.

"Ketika berangkat, tidak ada rasat sakit. Paling agak sesak nafas. Perjalanan dari Jeddah pun biasa saja, saya sempat usap-usap punggung nya," kata Norsinah ketika diminta penjelasan oleh Kepala Seksi Pengamanan Daker Madinah, M. Yahdi, Selasa 25 Oktober.

Hussein menuturkan,  ketika Nunci Ady meninggal pada Minggu (23/10), ambulans Saudi langsung datang membawa jenazah Nunci. Tukacil sebagai ketua rombongan Nunci dkk tak mendata siapa tenaga medis yang membawa, hendak dibawa ke mana jenazah itu, dsb. Tukacil mengira masalah kematian itu beres ditangani muassasah (yayasan yang mengurus haji di Madinah). Tapi rupanya, pada Senin, muassasah justru memberitahu Daker bahwa ada jenazah jamaah Indonesia di RS Saudi dan belum diurus.

"Kami terlambat mengurusnya karena kesalahan dan kekurangan kami yang kurang info. Kami mohon maaf," ujar Hussein.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah mendapat informasi dari muassasah, Daker mencari nama jamaah meninggal tersebut di Siskohat Kemenag.  Tapi ternyata identitas itu tak tercatat, sehingga disimpulkan Nunci bukan jamaah yang dikelola Kemenag, alias jamaah nonkuota. Daker lalu menyelidiki dan menemukan Nunci adalah jamaah Cahaya MM yang menginap di Hotel Hayat Al Alami. 

Hussein meminta agar Daker turut membantu dalam mengurus administrasi kematian dan penguburan Nunci. Pengurusan   harus melalui KJRI di Jeddah, mengingat Nunci adalah jamaah di luar wewenang Kemenag, dalam hal ini kantor misi haji di Madinah.

Pihaknya akan mengurus administrasi ke muassasah, surat  dari keluarga, fotokopi visa dan paspor almarhum. Tujuannya agar almarhum segera bisa dimakamkan. "Kami minta bantuan dari Bapak agar kami bisa faks surat-surat ke KJRI, nanti akan ada teman kami di Jeddah. Kami ingin ini segera selesai," ungkap Hussein.

Yahdi menyanggupi permintaan Hussein. "Saya yakin akan ditangani semua oleh KJRI. Bila KJRI beri delegasi ke Daker, ya itu wallahu'alam," ujarnya.

Yahdi mengimbau agar kasus itu dijadikan pelajaran. Sebab mengurus jenazah di Saudi bukan perkara mudah. "Bila surat-suratnya tidak lengkap, bisa bulanan,  karena COD (surat kematian) tidak keluar," jelasnya.

Hussein menegaskan, bironya sama sekali tidak berniat menelantarkan jamaah. Hanya saja mereka memang kurang informasi. Niat bironya juga baik, yaitu memberangkatkan mereka yang berniat haji dengan cepat, tidak antre hingga 5 tahun.

Cahaya MM telah memberangkatkan 4.000-an jamaah umroh dalam setahun.

"Bila PT kami kurang memberi pelayanan, tentu mereka takkan ikut kami," kata Hussein.

"Tapi masalah ini karena kesalahpahaman dan kekhilafan kami. Semoga ini jadi pengalaman dan klarifikasi," kata Hussein yang telah menetap di Saudi 5 tahun ini.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Intervensi ke Suriah Tindakan Bodoh
09/07/2012 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Iran menganggap intervensi militer ke Suriah sebagai tindakan yang tidak akan pernah terjadi. Namun bila serangan itu muncul, Iran pun menegaskan bahwa Suriah dapat mempertahankan diri tanpa bantuan [ ... ]


Mesin pencari Groovle.com membahayangi Google.com
03/01/2010 |
article thumbnail

Perusahaan mesin pencari raksasa, Google, merasa keberatan dengan munculnya Groovle.com. Mesin pencari informasi gratis itu, telah sengaja menyerupai Google dari segi tampilan dan tata letak lam [ ... ]