Senin, Oktober 22, 2018
Text Size

Search

Berita Terkini

Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

.   Kompas.com - Megawati menasihati Ahok agar tidak terlalu banyak bicara. Mengingat kondi...

Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

Langkah pembersihan unsur-unsur pendukung kudeta semakin menjadi-jadi di Turki.  Sebanyak 1.043...

Sutarman dilantik Kapolri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat sore, di Istana Negera melantik Komisaris Jenderal (Pol)...

Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

Industri perbankan Tanah Air diterpa isu tak sedap. Beberapa pejabat bank pemerintah di Indonesia...

Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

Pertempuran antara Israel dan Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, sebenarnya adalah rangkaian dari...

  • Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

    Kamis, 30 Maret 2017 19:54
  • Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

    Jumat, 29 Juli 2016 10:15
  • Sutarman dilantik Kapolri

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:42
  • Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:20
  • Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

    Selasa, 20 November 2012 09:08
News Berita Terkini Kabinet baru setelah runtuhnya rezim Mubarok
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Kabinet baru setelah runtuhnya rezim Mubarok

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Kabinet Mesir yang baru dibentuk kembali, dikabarkan menyertakan beberapa tokoh oposisi dari mantan Presiden Hosni Mubarak. Hal ini tidak akan pernah terjadi bila saja Mubarak masih berkuasa di Mesir.


Namun berbeda untuk Ikhwanul Muslimin (IM), mereka tidak diundang untuk masuk ke dalam kabinet baru ini. IM sendiri bersikeras agar perubahan kabinet ini harus tidak melibatkan menteri yang dulunya masuk dalam kabinet yang dipimpin Mubarak.

"Tak ada satu pihak pun yang menawarkan posisi (di kabinet), dan bila memang mereka (pemerintah) menawarkan kami akan menolaknya. Pemerintah baru harus sejalan dengan tuntutan rakyat, yaitu tidak ada lagi rezim lama yang ada di dalamnya," tutur anggota senior Ikhwanul Muslimein Essam El-Erian seperti dikutip Reuters, Senin (21/2/2011).

"Kami ingin pemerintah teknokrat yang tidak memiliki kaitan dengan rezim lama," lanjutnya.

Sebelumnya Mubarak sempat merombak kabinetnya setelah aksi protes menentang pemerintah meluap pada 25 Januari lalu. Hal tersebut ia lakukan untuk meredam kemarahan rakyat yang mendesak Mubarak untuk turun dari jabatannya saat itu.

Sementara perombakan kabinet di bawah pemerintahan baru ini tidak menyangkut perubahan pada kementerian pertahanan, kementerian luar negeri, kementerian keuangan dan kementerian dalam negeri. Belum ada pengumuman apakah ada perubahan pada pos-pos penting tersebut.

Jenderal Mohamed Hussein Tantawi yang memimpin Dewan Militer Mesir yang tengah berkuasa saat ini, sudah menjabat menteri pertahanan selama hampir 20 tahun.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

10 Tips Tweet Bagi Blogger
15/05/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Twitter jadi wadah yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mempromosikan blog Anda. Melalui microblogging ini, Anda dapat mengarahkan lalu lintas di dunia maya untuk mengunjunginya. Dari situ, Anda d [ ... ]


Encrypted Google search coming to a browser near you
25/05/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Google has begun rolling out an encrypted version of its search engine in an effort to protect Internet users from having their searches sniffed by others on their network. The new version of Go [ ... ]