Selasa, Agustus 21, 2018
Text Size

Search

Berita Terkini

Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

.   Kompas.com - Megawati menasihati Ahok agar tidak terlalu banyak bicara. Mengingat kondi...

Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

Langkah pembersihan unsur-unsur pendukung kudeta semakin menjadi-jadi di Turki.  Sebanyak 1.043...

Sutarman dilantik Kapolri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat sore, di Istana Negera melantik Komisaris Jenderal (Pol)...

Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

Industri perbankan Tanah Air diterpa isu tak sedap. Beberapa pejabat bank pemerintah di Indonesia...

Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

Pertempuran antara Israel dan Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, sebenarnya adalah rangkaian dari...

  • Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

    Kamis, 30 Maret 2017 19:54
  • Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

    Jumat, 29 Juli 2016 10:15
  • Sutarman dilantik Kapolri

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:42
  • Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:20
  • Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

    Selasa, 20 November 2012 09:08
News Berita Terkini Mesir di landa mogok massal
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Mesir di landa mogok massal

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Puluhan ribu pekerja melancarkan aksi mogok di berbagai kota di Mesir. Ini menambah tekanan bagi rezim Hosni Mubarak. Selain meminta Mubarak untuk turun, mereka juga menuntut kenaikan upah minimun yang sejak 24 tahun tidak ada perubahan.

Menurut stasiun berita Al Jazeera, sekitar 20.000 buruh mulai mogok kerja sejak Rabu, 9 Februari 2011. Sebagian dari mereka tidak memiliki tuntutan apapun kepada pemerintah selain menaikkan upah minimum yang telah dijanjikan pemerintah sejak dulu.

Sebagian yang lain bergabung dengan para demonstran menuntut Mubarak turun. Mereka terdiri dari buruh pabrik tekstil, kimia, transportasi, telekomunikasi dan pariwisata

Seperti dilansir kantor berita Associated Press, sedikitnya 8000 demonstran, terutama petani, di kota Assiut memblokir jalan menuju Kairo menggunakan pohon kurma yang dibakar. Di kota Port Said, dekat Kanal Suez, ratusan pekerja membakar kantor gubernur menuntut perumahan yang layak. Di Kairo, ratusan pekerja perusahaan listrik melakukan aksi diam di depan kantor mereka, menuntut dipecatnya direktur perusahaan tersebut.

Para pekerja transportasi di Kairo menuntut Mubarak turun, jika tidak mereka mengancam akan membuat transportasi kota menjadi lumpuh. Di kota Kharga, sebelah barat daya Kairo, lima demonstran dilaporkan tewas setelah bentrok dengan pasukan keamanan.

“Para pekerja termotivasi untuk mogok setelah mereka mengetahui harta kekayaan keluarga Mubarak. Mereka mengatakan, berapa lama lagi kami akan diam?” ujar salah seorang pemimpin para pekerja, Kamal Abbas.

Pernyataan Abbas merujuk pada laporan di sebuah koran yang mengatakan bahwa keluarga Mubarak mempunyai simpanan hingga puluhan miliar dolar.

Kekayaan ini dianggap timpang dengan laporan Bank Dunia mengatakan 40 persen dari populasi Mesir hidup di bawah garis kemiskinan dengan pendapatan US$2 perhari. Ditambah lagi, pemerintahan Mubarak pada Selasa lalu menaikkan gaji pegawai negeri hingga 15 persen, menambah jurang kesenjangan semakin lebar.

Pemerintah Mesir menetapkan upah minimum buruh sebesar US$6 sejak tahun 1984 dan tidak mengalami perubahan hingga kini. Dilansir dari laman The Wall Street Journal, para buruh juga tidak memiliki kesempatan untuk mendirikan serikat buruh.

Satu-satunya serikat buruh yang diakui adalah Federasi Serikat Buruh Mesir, yang notabene bentukan pemerintah. Baru kali ini buruh ikut turun ke jalan setelah hampir dua minggu demonstrasi menuntut Mubarak berlangsung.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Boikot layanan Wikileaks di semua instansi pemerintah U.S
19/12/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Bank of America yang disebut-sebut menjadi sasaran bocoran selanjutnya di WikiLeaks menyatakan penolakannya menangani segala macam pembayaran yang dilakukan oleh situs ini.

Hal ini tertuang dalam p [ ... ]


Kabinet baru setelah runtuhnya rezim Mubarok
21/02/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Kabinet Mesir yang baru dibentuk kembali, dikabarkan menyertakan beberapa tokoh oposisi dari mantan Presiden Hosni Mubarak. Hal ini tidak akan pernah terjadi bila saja Mubarak masih berkuasa di Me [ ... ]