Selasa, Desember 12, 2017
Text Size

Search

Berita Nasional

Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi Sapto Pribowo menegaskan, Presiden Jokowi sangat...

Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro berharap banyak...

Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

Eksekusi mati tahap tiga sudah dilaksanakan di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan,...

Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kadernya untuk mewaspadai manuver organisasi...

Century Masuk Babak Baru

Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (tengah), Bambang...

  • Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

    Kamis, 30 Maret 2017 19:45
  • Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

    Jumat, 29 Juli 2016 10:20
  • Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

    Jumat, 29 Juli 2016 10:01
  • Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:28
  • Century Masuk Babak Baru

    Selasa, 20 November 2012 09:17
News Berita Nasional Antikorupsi Dikenalkan Sejak Dini
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Antikorupsi Dikenalkan Sejak Dini

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Ketua Umum Gerakan Pendidikan Anti-Korupsi (Gepak) Thariq Mahmud berpendapat, penyelenggaraan pendidikan antikorupsi kepada siswa di sekolah bisa menjadi jawaban melawan praktik korupsi melalui sarana pendidikan sedini mungkin.

"Pendidikan antikorupsi ini merupakan proyek jangka panjang menuju pembentukan Indonesia baru. Program pendidikan antikorupsi yang dilakukan di sekolah-sekolah harus dilakukan secara bersama dan konsisten," ujarnya di Jakarta, Senin.

Artinya, ia menambahkan, program tersebut harus melibatkan semua pemangku kepentingan dalam pemberantasan korupsi mulai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, kejaksaan, Kementerian Pendidikan Nasional hingga kalangan masyarakat madani seperti LSM, ormas-ormas, dan lain sebagainya.

Sebagai bagian dari masyarakat, kata Thariq, Gepak juga juga telah menyiapkan program tersebut, dengan target dan sasaran siswa sekolah menengah.

Dikatakannya bahwa program pendidikan antikorupsi itu sejatinya perlu dimasukkan sebagai mata ajaran khusus sehingga bisa lebih terfokus dalam pengajarannya.

"Namun kita juga harus melihat secara bijak dan hati hati. Perlu dicari metode yang baik sehingga mata ajaran ini bisa diterima oleh para siswa. Sebab bila mata ajaran ini terlalu `dipaksakan`, maka dikhawatirkan itu malah akan menyusahkan anak didik setelah saat ini peserta didik sudah demikian sesak dengan mata pelajaran yang harus dipelajari dan diujikan," ujarnya.

Dikhawatirkan pula bahwa nantinya anak didik akan terjebak dalam kewajiban mempelajari materi kurikulum antikorupsi yang pada akhirnya akan memunculkan antipati pada mata pelajaran itu.

Lebih lanjut Thoriq menjelaskan bahwa pendidikan antikorupsi itu bukan cuma berkutat pada pemberian wawasan dan pemahaman saja tetapi diharapkan juga menyentuh pula ranah afektif dan psikomotorik, yakni membentuk sikap dan perilaku antikorupsi pada siswa.

Karena itu, pengajaran pendidikan antikorupsi ini pendekatannya bersifat terbuka, dialogis, dan diskursif sehingga mampu merangsang kemampuan intelektual siswa dalam bentuk keingintahuan, sikap kritis dan berani berpendapat.

"Dalam konteks pendidikan antikorupsi ini, tatacara pengajaran tradisional mestinya dihilangkan. Siswa bukan obyek di mana mereka diisi dengan segala macam informasi dan nasihat dan setelah itu dituntut mengeluarkannya kembali. Bukan pendekatan seperti itu yang dibutuhkan," ujarnya.

Pada bagian lain, Thariq menjelaskan bahwa tumbuh suburnya korupsi di Indonesia semata-mata bukan hanya penegakan hukum yang buruk saja, namun ada pula faktor dari masyarakat itu sendiri yang memandang korupsi sebagai hal biasa saja.

Ditegaskannya bahwa permisivitas masyarakat atas korupsi itu sedikit demi sedikit harus dikikis, dan mereka harus mulai berani mengambil tindakan memberikan sanksi sosial secara tegas kepada koruptor seperti pengucilan koruptor dalam masyarakat.

"Terkait hal itu, penanaman karakter dan pemberian pendidikan antikorupsi harus dilakukan sebagai upaya pencegahan sedini mungkin, khususnya kepada kalangan generasi muda," demikian Thariq.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Tips Menambahkan Berat Badan Secara Sehat
22/10/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Mungkin biasanya banyak orang yang ingin menurunkan berat badan. Tapi, ternyata ada juga lho yang sulit untuk menaikkan berat badan meskipun hanya 1 kilogram saja! Berbagai cara udah dicoba, dari mula [ ... ]


Yahoo Dukung Google Masalah Di China
19/01/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

    Dukungan Yahoo terhadap Google yang mengalami masalah di China, mematik reaksi dari situs jual beli online Alibaba. Pasalnya, menurut Alibaba pernyataan Yahoo tersebut merupakan kecerobo [ ... ]