Jumat, November 24, 2017
Text Size

Search

Info Indonesia Provinsi Sulawesi Barat
SocialTwist Tell-a-Friend

Provinsi Sulawesi Barat

Penilaian Pengunjung: / 6
KurangTerbaik 

 

Peta Provinsi Sulawesi BaratProvinsi ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan bervariasi mulai dari pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan sampai perkebunan. Provinsi ini memiliki lahan sawah beririgasi teknis seluas 11.366 ha, sawah beririgasi setengah teknis 2.813 ha, sawah beririgasi nonteknis atau sederhana seluas 15.254 ha, dan lahan sawah tadah hujan seluas 26.012 ha, total saluran irigasi mencapai 29.433 km.

Potensi sumberdaya alam itu belum termasuk lahan palawija seluas 11.441 ha dan lahan hortikultura serta sayur-mayur seluas 5.220.363 ha. Dengan luas lahan tersebut, provinsi ini menghasilkan produksi padi sejumlah 253.885 ton yang dipanen di atas areal seluas 59.766 ha atau rata-rata 4,25 ton per ha, palawija sebanyak 85.851 ton, hortikultura dan sayur-mayur sebanyak 683.965 ton.

Di sektor hutannya 1.120.583 ha atau 67%  luas wilayah Provinsi Sulawesi Barat, mempunyai hutan lindung seluas 700.020 ha, hutan terbatas 341.904 ha dan hutan tetap 78.659 ha. Hutan-hutan inilah menghasilkan 51.306 ton kayu dan 2.927 ton rotan dan damar.

Sumberdaya kelautan dan perikanan provinsi ini menghasilkan 18.456 ton ikan pada 2005, terdiri atas  37.720,4 ton perikanan laut dan 4.364 ton perikanan  darat, terdiri atas 4.184,71 ton tambak air payau, 9,15 ton ikan kolam, 4,7 ton ikan sawah, dan 153,3 ton ikan rawa, Pemerintah setempat mencatat bahwa perikanan laut sebanyak 60.116 ton/tahun. Areal budidaya rumput lautnya seluas 20.337 ha dann areal budidaya tambak seluas 13.662 ha. Kegiatan perikanan ini didukung oleh 17.616 kepala keluarga atau 7,5% dari total penduduk di provinsi itu.

Di sektor peternakan, pada 2005 ternak besarnya terdiri atas 75.301 ekor sapi, 12.421 ekor kerbau dan 8.285 ekor kuda. Sementara ternak kecilnya terdiri atas 179.530 ekor kambing dan 102.866 ekor babi. Populasi itik berjumlah 1.661.893 ekor, ayam ras sebanyak 178.958 ekor dan ayam kampung mencapai 4.033.262 ekor, Produksi peternakan meningkat pada 2006, mencakup 88.511 ekor sapi, 15.456 ekor kerbau, 10.789 ekor kuda, 243.235 ekor kambing dan 122.948 ekor babi. Populasi unggas juga bertambah, mencakup ayam kampung 4.891,449 ekor, ayam potong sebanyak 447.795 ekor, ayam petelur sebanyak 180.651 ekor dan itik sebanyak 1.716.252 ekor.

Lahan perkebunan seluas 342.917 ha, terbagi dalam perkebunan rakyat seluas 278.014 ha dan perkebunan besar swasta seluas 64.903 ha, Komoditas unggulan di sektor perkebunan adalah kakao dengan luas lahan 116.425 ha menghasilkan 102.976 ton, diikuti jambu mete dengan luas lahan 635 ha menghasilkan 144 ton, kelapa dalam dengan luas lahan 54.180 ha menghasilkan 52.259 ton, kelapa sawit dengan luas lahan 14.890 ha menghasilkan 261.004 ton, kelapa hibrida dengan luas lahan 5.226 ha menghasilkan 6.000 ton dan kopi robusta dengan luas lahan 18.835 ha menghasilkan 7.065 ton.

Di sektor pertambangan dan energi, potensi sumberdaya alamnya meliputi batu bara dengan potensi 322.142.102 ton. Kedua potensi ini terdapat di Kabupaten Mamuju. Potensi bijih besi sebesar 88.819 ton terdapat di Kabupaten Polewali Mandar, potensi tembaga 50.000 ton, zeng dan mangan 15.000 ton. Semua potensi ini terdapat di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju. Potensi pasir kuarsa sangat besar, sebanyak 3.534.411 ton dan zeolit di Kabupaten Mamasa dengan potensi sebesar 17.057.600 ton, kaolin di Kabupaten Polewali Mandar dengan potensi sebesar 570.937 ton, batu gamping sebesar 3.864.430 ton di Kabupaten Majene serta potensi marmer dengan potensi sebesar 570.937 ton. Setelah di eksplorasi, potensi minyak dan gas bumi terdapat di Kabupaten Bloka Surumanal Pasangkayu, Kurna, BudangBudong, dan Karama.

 

Sulawesi Barat adalah provinsi pengembangan provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi yang dibentuk pada 5 Oktober 2004 ini berdasarkan UU No 26 Tahun 2004. Ibukotanya ialah Mamuju. Luas wilayah sekitar 16,796.19 km². dan terdiri dari Suku Mandar (49,15%); Toraja (13,95%); Bugis (10,79%); Jawa (5,38%); Makassar (1,59%) dan lainnya (19,15%).

Sulawesi Barat dikenal sebagai lokasi wisata. Selain kakao, daerah ini juga penghasil kopi robusta ataupun kopi arabika, kelapa, dan cengkeh. Di sektor pertambangan terdapat kandungan emas, batubara, dan minyak bumi.

 

Provinsi Sulawesi Barat menurut sejarah terdiri atas beberapa Kerajaan, dibuktikan dengan adanya artefak luar di bekas afdeling Mandar. Di sana terdapat 14 kerajaan, masing-masing Balanipa, Banggae, Pamboang, Sendana, Tappalang, Mamuju, Binuang, Rante Bulahan, Aralie, Mambi, Tabulahan, Matangga, Bambang dan Tabang.

Terdapat enam bahasa daerah yang umum digunakan, masing-masing Mandar, Toraja, Bugis, Makasar, Jawa dan Bali. Terdapat beberapa suku / etnis yang menjadi keanekaragaman budaya di Sulawesi Barat, diantaranya Suku Mandar (49,15%), Suku Toraja (13,95), Suku Bugis (10,79%), Suku Jawa (5,38%), Suku Makasar (1,59%), suku lainnya (19,15%).

Orang Mandar adalah pelaut-pelaut yang ulung. Ketika berlayar, mereka akan bersandar pada yang baik dan pantang menyerah. Hal ini dibuktikan dengan adanya ungkapan “Takkalai disombalang dotai lele ruppu dadi na tuali di lolangan“ orang Mandar menjunjung tinggi hal-hal yang baik, benar dan mulia. Rakyat Mandar bercita-cita menjadikan wilayah mereka “Mandar yang masagena na mala bi”, maksudnya wilayah Mandar yang terpandang dan mulia.
Provinsi Sulawesi Barat merupakan pengembangan Provinsi Sulawesi Selatan, dibentuk pada tanggal 5 Oktober 2004 berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004. Luas wilayahnya sekitar 16.796,19 km, terletak paling barat dari Kepulauan Sulawesi. Dari luas wilayah tersebut, sekitar 969.914 ha dialokasikan sebagai lahan perkebunan, dan sekitar 1.213.476 ha masih berupa hutan, selebihnya dipergunakan untuk pemukiman, Industri dan lain-lain. Provinsi ini di sebelah timur dan selatan berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Selatan, sebelah barat berbatasan dengan Selat Makassar, dan sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah. Secara administratif provinsi ini terdiri dari 5 (lima) kabupaten, yaitu Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali, Mamasa, dan Pasangkayu, dengan Mamuju sebagai ibukota provinsi. Berdasarkan Survei Sosial dan Ekonomi Nasional Tahun 2005, diketahui jumlah penduduk di provinsi ini sebanyak 996.843 jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2,83%.

Total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sulawesi Barat atas dasar harga konstan pada tahun 2005 sebesar Rp. 3,12 triliun. Kontribusi terbesar datang dari sektor pertanian yaitu sebesar Rp. 1,72 triliun atau sekitar 55,3 %, dari total PDRB, disusul oleh sektor jasa-jasa sebesar Rp. 411,8 miliar (13,2%) serta sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp. 403,5 miliar (12,9%). Secara umum, perkembangan PDRB Sulawesi Barat dapat dilihat pada grafik disamping.

Untuk kegiatan ekspor, pada tahun 2004 provinsi ini mampu mencapai nilai ekspor sebesar US$ 1,27 miliar (data masih bergabung dengan Sulawesi Selatan) dengan volume ekspor sebesar 657.783.784 ton. Kontribusi terbesar datang dari ekspor Nikel dengan nilai ekspor US$ 792,08 juta dan disusul oleh komoditi kakao sebesar US$ 283,83 juta.

Provinsi ini memiliki komoditi unggulan dari sub sektor perkebunan dan perikanan. Komoditi unggulan tersebut meliputi : kelapa, kakao dan kelapa sawit serta perikanan tangkap. Provinsi ini memiliki kawasan hutan dengan luas total 1.120.583 ha, terdiri dari hutan lindung seluas 700.020 ha, 341.904 ha hutan produksi terbatas dan 78.659 ha hutan produksi biasa. Adapun komoditi yang dihasilkan berupa kayu sebanyak 51.306 meter kubik dan hasil nonkayu seperti rotan dan damar sebanyak 2.927 meter kubik.

Untuk mendukung kegiatan perekonomian, provinsi ini memiliki 4 (empat) pelabuhan laut yaitu Belang-belang, Polewali, Majene, dan Mamuju serta 1 (satu) bandar udara, yaitu Bandar Udara Hasanudin.

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Sistem Operasi Komputer
04/11/2009 |
article thumbnail

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan  [ ... ]


Susno Bisa Menjadi Tersangka
14/04/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

  Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Hukum menyerahkan nasib mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Susno Duadji kepada kepolisian. Susno terancam "nai [ ... ]